Tinjauan Literatur Budaya Optimisme Akademik Menurut Hoy-Tarter-Woolfolk Hoy dalam Lembaga Pendidikan Islam
Abstract
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep budaya optimisme akademik menurut perspektif Hoy, Tarter, dan Woolfolk Hoy dalam konteks lembaga pendidikan Islam. Melalui pendekatan studi literatur, kajian ini menelaah secara mendalam tiga dimensi utama optimisme akademik, yaitu efikasi kolektif, kepercayaan kolektif guru terhadap siswa dan orang tua, serta penekanan akademik. Ketiga dimensi tersebut dipahami sebagai sistem keyakinan kolektif yang saling berinteraksi dan memperkuat satu sama lain dalam membentuk budaya sekolah yang positif dan produktif. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya optimisme akademik tidak terbentuk secara alamiah, melainkan dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan, iklim manajerial, serta sinergi antara seluruh warga sekolah. Dalam konteks madrasah dan lembaga pendidikan Islam, penerapan konstruk optimisme akademik terbukti relevan dan mampu meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Artikel ini menegaskan bahwa optimisme akademik merupakan fondasi budaya sekolah yang integratif, di mana guru, siswa, dan orang tua dipandang sebagai mitra yang bersama-sama berkontribusi terhadap keberhasilan akademik lembaga.
How to Cite This Article
M Ihksan, Irsan Suryadi, Aisyah Nurul Azkia Efendi, Dwi Salsa Nabila, Salfen Hasri, Irawati (2026). Tinjauan Literatur Budaya Optimisme Akademik Menurut Hoy-Tarter-Woolfolk Hoy dalam Lembaga Pendidikan Islam . International Journal of Management and Organizational Research (IJMOR), 5(3), 146-150. DOI: https://doi.org/10.54660/IJMOR.2026.5.3.146-150